Percobaan yang Kesekian Kali Sukseskan Pengusaha Chandra Ekajaya

dok.Bisnis Chandraekajaya

Menjalankan sebuah bisnis belum tentu akan mencapai titik sukses jika anda gampang menyerah. Kegagalan bukanlah suatu hambatan untuk mencapai suatu keberhasilan anda. Ini merupakan yang menjadi panduan bagi Chandra Ekajaya, seorang pengusaha Kripik buah dari kota batu Malang Jawa Timur. Bayangkan, dalam menjalankan bisnisnya, Kegagalan demi kegagalan selalu mengiringi usahanya. Dengan kegagalan kegagalan tersebut, jika bukan orang bermental baja, tentu saja, adalah niatnya pasti mengundurkan diri untuk melakukan bisnis ini. Tapi itu tidak terjadi pada dirinya, dia terus berusaha untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

Awal kisah Menekuni Bisnis Keripik Buah

Pada dasarnya , Chandra bukanlah seorang pebisnis kripik buah, namun dia hanya seorang pria yang memiliki bengkel mobil yang ada dirumahnya. Setiap hari dia bergelut dengan mobil mobil dan mesin bubut yang ada di bengkelnya, sebagian besar pelangannya diantaranya adalah pengusaha minuman kemasan dan makanan ringan. Di sini Chandra melihat peluang bisnis yang baik yang ada di depan matanya. Dan diapun berfikir mengapa tidak memanfaatkan mesin sendiri kemudian digunakan untuk menghasilkan makanan ringan atau camilan dari buah itu sendiri, itu sangatlah menguntungkan.

Karena dia tidak punya pengalaman sama sekali dalam bidang bisnis makanan ringan seperti ini, dia pun pernah ragu-ragu untuk memulai. Tapi dengan segala tekat yg dia punya, maka dia pun membuat mesin produksi makanan ringan sendiri. Dan akhirnya dia memutuskan membuat makanan ringan dari buah dengan pertimbangan buah buahan sangat mudah didapat disekitar rumahnya.

Kegagalan tidak membuatnya jadi patah semangat

Melalui mesin produksi sendiri, belum tentu usaha baru Chandra berjalan mulus. Kegagalan terus terjadi pada saat tahap percobaan. Mental nya disini tampaknya diuji serius. Tidak kurang Dia menghitung kegagalannya dalam menjalankan bisnis itu sebanyak 199 kali. Kemudian baru pada percobaan yang ke 200, dia sudah merasa puas dengan hasil produksinya yang layak dan cocok untuk dikonsumsi. Masalah produksi diatasi saat itu dengan baik, tapi tidak begitu dengan pemasaran bisnis keripik buah.

Keripik Nangka dan Nanas yang harganya anjlok di pasaran. Situasi ini diperparah oleh fakta bahwa makanan ringan yang sejenis sudah muncul di pasar, singkat cerita Keripik buah Ekajaya milik Chandra Ekajaya tidak mampu bersaing di pasaran. Kegagalan yang dialami tidak menjadi putus asa untuk itu ia terus melangkah ke depan dan mencari inovasi dalam produk-produknya.

Inovasi Bisnis Membuat Laris

Dengan tekat yang bulat Chandra terus mencoba untuk menemukan inovasi untuk bisnis kripik buahnya. Akhirnya usahanya membuahkan hasil yang luar biasa, sementara pesaing tidak mampu membuat buah camilan keripik dengan kandungan air yang tinggi, Jayadi mampu melakukannya. Dia menaklukkan buah semangka sebagai makanan ringan kering. Dari sinilah nama merek keripik buah Ekajaya milik nya lebih dikenal banyak orang.

Permintaan tiap hari selalu tinggi. Sebelumnya bisnis keripik buah nya mempekerjakan hanya belasan orang, kini dia mempekerjakan sebanyak 40 orang, dan bahkan lebih. Dalam sehari, mesin produksinya yang berjumlah empat, mampu membuat sekitar 130 kg keripik buah. Keripik buah tersebut tentu tidak hanya dijual di daerah Batu Malang saja, tetapi kota-kota besar di Jawa Timur pun banyak yang menjualnya. Permintaan dari luar Jawa juga sangat banyak seperti di Kalimantan dan Sulawesi.

Untuk Keripik buah, yang dia produksi, dalam setiap bulan, rata-rata, omzet sekitar Rp. 350 juta rupiah, itu pun tidak termasuk kue kecil atau minuman sari buah lainnya. Meskipun bisnis keripiknya sudah cukup bagus, tapi Impian nya tidak pernah pudar. Pengusaha ingin suatu hari nanti dapat memiliki bisnis yang cukup besar, lengkap dengan semua peralatan. Dan seluruh produksi akan terkonsentrasi di satu tempat saja, agar memudahkan suatu prosesnya. Tapi keinginan itu masih terasa jauh, untuk saat ini dia tetap maju untuk berkonsentrasi menjalankan bisnis yang sudah ada.

KOMPOSISI KERIPIK BUAH SEMANGKA :

Bahan bahan baku untuk pembuatan keripik buah Semangka terdiri dari beberapa bahan bahan baku pilihan terbaik terutama untuk bahan baku dasarnya yaitu buah semangka:

  • Buah Semangka Segar Pilihan
  • Minyak Nabati

Buah semangka memiliki manfaat untuk tubuh dan kesehatan antara lain :

  • Dapat membantu dalam proses diet karena buah semangka tidak mengandung lemak, mempunyai kombinasi kadar gula, dan kadar air yang banyak.
  • Bermanfaat bagi hipertensi karena memiliki kandungan air dan kalium yang tinggi yang dapat menetralisasikan tekanan darah dalam tubuh.
  • Dapat mempergiat kerja jantung
  • Mengandung antioksidan
  • Dapat merangsang keluarnya air seni lebih deras
  • Menurunkan demam dan mencegah sariawan
  • Membantu bagi penderita diabetes

 

Untuk buah semangka juga sangat bermanfaat bagi ibu hamil seperti mengurangi mual, penambah cairan, mencegah terhjadinya kram otot, mengurangi panas pada perut, dapat membantu perkembangan otak, penglihatan dan sistim imun pada bayi.

Resep Kripik Semangka Manis dan Renyah

Resep keripik semangka ini bisa anda jadikan suatu bisnis, dan berikut adalah bahan serta langkah-langkah yang harus anda lakukan dalam membuat keripik semangka:

 

Bahan dalam membuat keripik semangka:

  • 1 buah semangka yang berukuran besar dan tanpa biji

 

Cara Membuat Kripik Semangka Manis dan Renyah:

  1. Langkah pertama dalam membuat keripik semangka adalah membuang kulit semangka hingga bersih, kemudian memotong semangka sesuai dengan selera.
  2. Setelah itu masukkan semangka yang sudah di potong ke dalam freezer kurang lebih selama 15 menit
  3. Kemudian goreng dengan menggunakan alat penggoreng hampa atau vacum fryer dengan 50-60c hingga matang dan busa nya habis, itulah tanda bahwa keripik semangka sudah matang.
  4. Lalu angkatlah keripik semangka tersebut dan setelah itu masukkan kedalam mesin spinner untuk meniriskan minyak yang ada pada keripik semangka dan tunggu hingga benar-benar tuntas dan tidak ada minyak yang tersisa.
  5. Lalu sajikan kripik semangka yang sudah jadi atau anda bisa menyimpanya dalam toples atau plastic yang tertutup rapat.

 

Di atas adalah bahan dan cara pembuatan Kripik Semangka. Semangka yang biasanya hanya bisa dimakan dalam berbentuk buah segarnya tapi kini juga bisa dinikmati dengan bentuk kripik semangka yang manis dan renyah. Recommended banget nih buat anda yang mulai bosan menikmati buah semangka yang segar. Mungkin resep kripik semangka di atas cocok untuk dijadikan peluang usaha bagi anda dan juga keluarga untuk bisnis.selamat buat anda yang akan  mencoba membuat kripik semangka yang manis dan renyah.

Itulah Resep Kripik Semangka Manis dan Renyah yang bisa anda coba untuk membuat nya sendiri di rumah, untuk membuat nya tidaklah sulit jika anda memiliki mesin vacum frying sendiri, bahkan anda bisa menggunakan keripik semangka sebagai permulaan dalam bisnis keripik buah. Bisnis keripik buah memang sangat menjanjikan, jadi tidak ada salah nya jika anda mencoba membuat nya dan mulai berinovasi dalam hal rasa. Semoga informasi tersebut bisa membantu anda untuk membuat keripik semangka yang lebih renyah.

 

Iklan

Merubah Nilai Singkong Menjadi Keripik beromzet Jutaan Pengusaha Chandra Ekajaya

dok.Bisnis Chandraekajaya

Chandra Ekajaya perantau asal tanah Jawa cocok untuk dijadikan inspirasi bagi semua pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Bisnis keripik balado pedas manis ditekuninya mulai dari nol. Kurang lebih 7 tahun lamanya, dengan menjual sendiri dan terima pesanan. Sekarang usahanya itu berkembang pesat dan ratusan pelanggan nya harus ngantri menunggu keripik produksinya.

MEMBUKA bisnis sendiri bagi banyak sekali orang merupakan persoalan yang sangat rumit. Tetapi tidak bagi Pengusaha Sukses ini dan istrinya Nur Khasanah, yang membuka bisnis keripik di rumahnya sendiri. Mempunyai rumah kecil menyewa dari salah satu tetangga persis di belakang Sekolah Dasar Negeri, Dusun Tekad, Desa Tekad, Talang Padang, Lampung Selatan. Kurang lebih 7 tahun menjalani bisnis keripik balado ditekuninya, sekarang sudah menguasai parasan dan banyak merima orderan.

Awal memulai bisnis ini Pria asal dari daerah Malang, Jawa Timur dan istri saat menjadi transmigran di Lampung Selatan, memulai bisnis ini mermodalkan ilmu dari Jawa yang dia dapatkan saat menjadi karyawan pembuat keripik. Ilmu tersebut di terapkannya saat dia tinggal sekarang di salah Desa Tekad, Talang Padang. Menyewa rumah kecil di belakang Sekolah dasar dia bersama istri dan anaknya menjalankan bisnis keripik, disana tela pohon atau singkong sangat murah. Karena itu dia menyulap singkong tersebut menjadi makanan cemilan yang renyah, semua orang suka yaitu keripik.

Dia menanam sendiri singkong tersebut, karena kalau di jual mentah akan sangat murah, maka dari itu dirinya bersama istri sepakat untuk berbisnis keripik singkong. Tidak banyak produksinya dahulu, hanya di titip titipkan ke warung sekolah, warung makan, dan warung sembako atau kelontong. Dia bersama istri mengolah singkong tersebut dengan ilmu yang dia dapat dulu waktu masih muda. Tau bagaimana cara mengolah singkong menjadi keripik yang enak dan renyah. Tidak ada bumbu rahasia dalam pembuatannya, sama saja hanya singkong yang telah dikupas, harus diiris sangat tipis dan di rendam air garam.

Penghasilan produksi pertama banyak yang suka, dan dengan cepat habis. Chandra ekajaya dan istri menambah produksi keripiknya, anak perempuannya juga ikut membantu jualan orang tuanya, berangkat kesekolah dengan membawa satu kantong plastik besar kira kira ada 20 bungkus keripik gurih. Itu menjadi uang sakunya saat berangkat sekolah. Kalau sisa uangnya dia memberikan kembali kepada orangtuanya. Sepulangnya sekolah anak perempuannya ikut mengupas singkong terkadang sambil berjalan mampir ke toko toko apakah sudah habis keripik yang di titipkan.

Lambat laun berjalan saat ini sudah semakin besar, semakin meluas. Saat didatangi di rumahnya, Pengusaha sukses ini dan istri, dibantu anaknya Tika Yulia Jaya yang sekarang berumur (23 tahun), memasak keripik balado dan membungkus ke dalam plastik transparan. Sekitar 40 kilogram bahan baku yang dimasak, semuanya sudah terbungkus rapi. Ada dipesan pribadi dan juga yang siap diecerkan ke warung-warung langganan sekitar Talang Padang dan Tanggamus. Chandra dan istrinya mengaku bahwa usaha keripik balado beromzet puluhan juta dalam 1 bulan. Paling dia syukuri, setiap titipan eceran di warung langgananya di sepanjang jalan lintas barat sumatera, ludes terjual dalam waktu 2 hari. “Biasanya tidak pakai lama, 2 hari diantar ke warung, langsung habis. Khususnya eceran dijual Rp. 1000 per bungkus,” kata Pengusaha sukses ini.

Diakuinya, usaha keripik balado yang dijalankannya diawali modal sangat tipis pada tahun 2009. Dengan pasaran yang tidak jelas saat itu, dalam 2 tahun penjualan ke masyarakat diakuinya tidak begitu stabil. “Tidak ada dapat untung selama 2 tahun. Karena saya harus mencari pelanggan, tawar ke warung, ada yang mau ada yang tidak. Waktu itu banyak sisa,” paparnya. Saat itulah mental bisnis Pengusaha sukses diuji, tetap lanjut dengan usahanya atau pindah ke usaha yang lain. Dengan ketekunan dan keberaniannya, dia pendam sifat pesimisnya waktu itu dan tetap lanjut untuk menjual keripik balado yang dimasak sendiri. “Pernah tidak balik modal. Saya selalu dapat support dari keluarga, terutama istri yang terus memotivasi,” terangnya.

8 tahun berlalu kata Chandra dan istri, masa-masa sulit dapat dilewati dengan berpikir positif dan tawakkal. Setelah dia mulai mendapat pelanggan dan keripik baladonya lebih terasa di konsumen, membuat usahanya itu kian maju. Bahkan sudah terima pesanan sistem antar dan termasuk para pegawai negeri sipil, sepert ibu Camat serta jajarannya. Selama 6 tahun kondisi keuangan stabil dan usahanya juga makin bersinar, membuat Siswoyono berhasil menggapai cita-citanya membeli sebuah rumah, dan termasuk anaknya sukses sekolah, lulus sarjana dengan berpredikat sangat memuaskan dan anak kedua masih SMP. “Saya tetap syukuri. Dengan usaha keripik, anak sudah sarjana, dan dapat juga membeli rumah untuk berlindung,” tutupnya.

Sampai saat ini walaupun anaknya sudah menjadi pegawai sipil, mereka tetap menjalankan bisnisnya, dibantu 3 orang tetangganya untuk memproduksi kerepik balado dengan besar. Anaknya yang menjadi pegawai negeri itupun masih menjualkan keripik orangtuanya ke kantornya sembari membawa kalau ada titipan. Semasa kuliahnyapun juga demikian. Dia malah rajin membantu menjualkan keripik balado milik orang tuanya. “Saya membantu orang tua dengan balasan yang super istimewa, saya bisa ber kuliah dan lulus berkat keripik orang tua saya” katanya dengan sangat bangga.

Saking bangganya kepada orang tua dia juga mempromosikan lewat internet secara online juga, itu sangat sekali menambah produksi dan pemasukan kedua orang tuanya. Dengan banyak sekali support Pengusaha Keripik balado Chandra Ekajaya merasa sangat terbantu, bahagia dan bangga. “Tidak rugi saya jauh jauh trans ke sini, akhirnya saya tidak malu kepada tetangga di Malang, saya juga bisa sukses disini, punya rumah, punya karyawan, dan saya sudah jadi bos, insyaAllah tahun depan saya bersama istri akan pergi berhaji”, tandasnya Pengusaha sukses ini.

Promosi lewat Internet sangat membantu sekali, anak saya selalu memberitahukan kalau ada pesanan, setiap hari ada pesanan, terus saya menanyakan. Kok setiap hari ada pesanan bagaimana caranya? Anaknya menjawab keripik baladonya dia iklankan di internet, dan sempat ada selebgram yang sudah dia endors untuk mencoba keripiknya. Hasilnya sangat terasa bagi keluarga Chandra sampai saat ini. “ Saya sukses karena keberanian, tidak cuman saya tapi istri dan anak saya juga, kami ingin maju, meraih kehidupan yang baik, layak, kami transmigrasi juga niatnya itu. Saya bersyukur setiap waktu, berdoa, agar keluarga saya tidak dalam kemiskinan” tegasnya saat di wawancara.

Memang kalau tidak berani aksi saat kita ingin terjun ke dunia bisnis, itu tidak akan berhasil, dengan keyakinan dan ketekunan pasti ada jalan dari yang Maha Kuasa. Pengalaman yang bisa kita ambil dari Pengusaha sukses Chandra Ekajaya mengolah singkong yang murah menjadi produk yang memberi nilai lebih.

Chandra Ekajaya Tekuni Bisnis Catering Omzet Miliaran Rupiah

Peluang membawa pria kelahiran Malang Jawa Timur Chandra Ekajaya menjadi salah satu pengusaha sukses di bidang katering. Kepiawaianya memanfaatkan peluang membawa pria ini sukses memanfaatkan maraknya bisnis katering yang mulai menjamur di Indonesia.

Bisnis katering di Indonesia sebenarnya sudah ramai sejak dahulu. Namun bisnis ini masih kurang dilirik oleh para pengusaha dan masyarakat karena mungkin mengganggap hal ini adalah bisnis sepele dan tidak menguntungkan. Namun lamban laun bisnis ini menjadi salah satu bisnis menggiurkan dari segi pendapatan jika bisa memanfaatkan dan mengembangkan dengan baik bisnis tersebut. Kemudian peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Chandra Ekajaya untuk memulai bisnis katering. Pada masa awal pengembangan katering miliknya, dirinya mengakui selalu melakukan promosi langsung pada masyarakat. Ia tak malu untuk membagikan sendiri brosur katering yang ia kelola kepada khalayak ramai.

Chandra Ekajaya Tekuni Bisnis Catering Omzet Miliaran Rupiah
Dok.Chandra Ekajaya

Meskipun dengan cara yang konvensional, namun cara ini ternyata sangat efektif dan berhasil. Dengan promosi yang tersusun dengan baik dan terjadwal, brand yang diusung pun dengan cepat terangkat di masyarakat. Dan tidak membutuhkan waktu lama berbagai orderan pun mulai berdatangan.

Chandra Ekajaya memulai bisnis katering pada tahun 2010 dengan bermodal Rp 10 juta rupiah. Awalnya hanya memberikan order kepada teman dan masyrakat daerah sekitarnya saja. Namun ternyata mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat lain dan akhirnya berkembang dengan pesat.  Salah satu pemanfaatan bisnis katering miliknya adalah jaringan pertemanan yang sebagian besar bekerja di perusahaan asing sangat membantu perkembangan bisnisnya. Tidak perlu menunggu lama bisnis katering miliknya dikenal orang. Hingga, pada 2012, datang beberapa penawaran dari pihak pemerintah setempat untuk memasok makanan kepada pegawai di lingkungan PEMDA.

Masa percobaan pun harus dilalui Chandra Ekajaya untuk menjadi salah satu pemasok tetap katering kepada PEMDA. Sampai akhirnya dirinya menghidangkan katering setalah 3 bulan barulah pihak PEMDA memberi lampu hijau dan resmi menjadi salah satu katering tetap.  Bukan hanya untuk Pegawai PEMDA saja. Dirinya juga menyediakan nasi kotak untuk Satpo PP pada pagi, siang dan malam hari. Mulai saat itulah, zaman keemasan dan dikenalnya dirinya sebagai salah satu pengusaha katering bermula. Pengusaha yang terkenal dengan hobi membaca dan berolahraga ini memang merupakan pengusaha yang bisa dikatakan mulai dari nol, namun kegigihan dan kerja keras pantang menyerah membuat dirinya selalu berpikiran positif dan jeli dalam memanfaatkan peluang yang ada.

Sebagai salah satu katering yang melayani pemerintahan bukan hal mudah begitu saja, ada kriteria yang harus dipenuhi dan harus menjamin kualitas produk makanan miliknya. Hal ini untuk menjamin kesehatan dan keheginisan makanan, serta jaminan nama baik katering pastinya. Mulai dari uji kesehatan makanan dan kandungan yang ada didalamnya hingga jaminan halal dari pemerintah setempat. Untuk saat itu sendiri prestasi ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi dirinya. Usaha katering yang dirintis dengan susah payah dan sepenuh hati akhirnya mampu berdampai positif dan diakui oleh orang lain. Bagi dirinya kerjas keras tidak akan pernah membohongi hasil, inilah salah satu prinsip yang dimilikinya dan meniru dari salah satu panutan dirinya dalam berbisnis yaitu pengusaha sukses Bob Sadino.

Chandra Ekajaya Tekuni Bisnis Catering Omzet Miliaran Rupiah
Dok.Chandra Ekajaya

Semenjak itulah bisnis katering miliknya mulai mendapatkan banyak orderan baik dari masyrakat biasa, perusahaan hingga instansi pemerintahan. Walaupun harga kateringnya di atas rata-rata harga katering pada umumnya, banyak masyarakat yang tetap mempercayakan urusan kuliner kepada Chandra Ekajaya. Salah satu sebabnya adalah ketering miliknya menyediakan menu yang hanya terdapat di tempatnya.. Contohnya Ayam Carmelita dengan bumbu khusus, dan meat loaf dengan isian keju, wortel dan buncis dengan siraman saus bumbu bistik Jawa. Namun ketika ada pesanan dan pemesan meminta menu tertentu pihaknya juga siap untuk membuatkanya, walau begitu dirinya  tetap memberikan solusi harga yang menguntungkan kedua pihak. Semuanya juga sesuai dengan perjanjian awal ketika akan melakukan order pesanan.

Sebelum mendapatkan kesuksesan sampai sekarang ini pengusaha sukses ini juga harus melewati berbagai macam rintangan ketika mengembangkan bisnis katering. Mulai dari makanan orderan yang tidak jadi hingga dan ada pihak yang mengklaim bahwa makanan yang disajikan sudah basi, hal tersebut merupakan kejadian-kejadin pahit ketika mengembangkan bisnis katering tersebut. Persaingan usaha memang wajar terjadi dan baginya semuanya adalah dinamika yang muncul ketika kita bersaing dengan para kompetitor bisnis. Namun semunya bisa dilalui oleh Chandra Ekajaya dengan penuh keyakinan dan kesabaran bahwa hal tersebut bisa dilalui. Bukan isapan jempol belaka, setelah semua itu bisa dilalui dan menjadi pelajaran berharga dalam pengalaman mengembangkan bisnis, dirinya akhirnya mulai mendapatkan jalan untuk terus mengembangkan bisnis katering hingga sukses sampai sekarang. Pengembangan bisnis ini pun bisa dibilang sangat cepat. Chandra Ekajaya bisa memanfaatkan peluang bisnis ini. Dirinya mencoba untuk melakukan negosiasi dengan beberapa perusahaan dan instansi pemerintahan untuk mau order katering dari tempat dirinya. Dirinya juga selalu melakukan kontrol langsung dilapangan untuk melihat kondisi dan perkembangan bisinis katering.

Banyaknya bisnis katering saat ini yang menjadikan persaingan semakin ketat mengharuskan pengusaha sukses ini untuk selalu bertindak cepat dan tepat. Untuk menjawab tantangan agar tetap mampu bersaing dengan bisnis serupa , namun Chandra Ekajaya selalu melakukan inovasi dan terobosan pada usaha kateringnya. Menu-menu yang inovatif dengan tetap mempertahankan cita rasa dan ciri khas masakan menjadi daya jual utama katering miliknya. Bagi dirinya kepuasan pelanggan adalah kepuasan bagi dirinya, ketika pelanggan tidak puas akan makanan dan pelayanan yang diberikan juga akan mencoreng nama baik dari katering itu sendiri. Dan itulah hal yang sangat tidak ingin terjadi di dalam bisnis miliknya. Karena secara tidak langsung bisnis ini adalah bisnsi kepercayaan, ketika kita memberikan pelayanan yang bagus dan sesuai dengan yang diminta pelanggan, secara tidak langsung pelanggan akan menjadikan kita sebagai pilihan utama dan order lagi.

Namun, sekitar lima tahun terakhir, Chandra Ekajaya lebih banyak menerima pesanan dari perusahaan dan pusdiklat beberapa institusi ataupun lembaga negara. Harga pesanan satu instansi bisa mencapai Rp 300-400 juta. “Rp 115 ribu dikalikan 300 orang untuk 30 hari. Angka yang cukup fantastis untuk ukuran  bisnis katering yang masih baru dan masih berkembang. Untuk omzet yang di dapat dari berbisnis katering ternyata bisa menyentuh angka ratusan juta rupiah dan bahkan miliaran setiap bulanya dan itu sudah termasuk dengan biaya produksi dan lain lain. Katering miliknya sekarang hanya memiliki 1 cabang yaitu dikawasan Bandung, dengan kantor pusat di Jakarta. Sudah hampir 100 orang karyawna yang dipekerjakan di lingkungan bisnis katering miliknya. Kedepanya dirinya berencana membuka cabang baru di sumatera dan Kalimantan. Pemilihan kedua pulau tersebut merupakan salah satu saran dari temanya yang tinggal di daerah tersebut dan melihat bahwa bisnis semacam ini masih jarang dan konsumen nya banyak. Rencana ini masih menjadi agenda kedepan, dirinya tidak ingin gegabah dalam ekpsansi bisnis. Semuanya harus melalui perencanaan dan analisis terlebih dahulu agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Batagor Kang Yohanes Chandra Ekajaya Segera Jelajahi Bandung

bisnis yohanes chandra ekajaya jualan batagor

bisnis J Chandra Ekajaya & J Wijanarko batagor

Yohanes Chandra Ekajaya merupakan seorang pebisnis muda Indonesia yang dikenal melalui sebuah bisnis kuliner miliknya. Lelaki sukses asal Malang  tersebut telah lama dikenal di panggung bisnis Indonesia. Selepas enam bulan tidak bekerja, Yohanes Chandra Ekajaya memutuskan untuk berjualan tahu bulat yang kemudian menjadi tawaran dari desa ke desa.  Kemudian, di tahun kedua  Yohanes Chandra Ekajaya pun kemudian memutuskan untuk menciptakan sebuah lahan  bisnis kuliner yang sangat terkenal di Indonesia. Ya, Itulah batagor atau bakwan tahu goreng. Makanan renyah yang asyik dinikmati dengan sesendok bumbu kacangnya yang menawan.

Dari gerobak batagor itulah, Yohanes Chandra Ekajaya semakin hari malah mendulang sukses berkat kerja kerasnya dalam mempopulerkan nama brand milik Yohanes Chandra Ekajaya yaitu Batagor Kang Yoyo.  Batagor Kang Yoyo, menawarkan sebuah cita rasa yang menarik serta khas, dimana berbeda dari batagor lainnya. Keistimewaan dari Batagor Kang Yoyo tersebut ada pada bumbu serta ukuran batagornya yang lebih besar dari biasanya. Disamping itu, varian rasanya yang ditawarkannya pun juga beraneka ragam, mulai dari ikan tuna, cumi, kepiting, udang, dan sebagainya.

bisnis yohanes chandra ekajaya jualan batagor

Kini, Batagor Kang Yoyo dikenal sebagai primadona bagi para pecinta kuliner di Indonesia. Dengan harga yang relatif murah yakni Rp 2 ribu hingga Rp 18  ribu, Batagor Kang Yoyo berhasil meraih omzet hingga puluhan juta rupiah. Strategi kesuksesan Batagor Kang Yoyo terdapat pada strategi pemasaran serta manajerialnya yang selalu ajeg. Salah satu model strategi pemasaran Batagor Kang Yoyo yaitu dengan melakukan promosi via media sosial serta memperkenalkannya dengan membuat ratusan gerobak yang membawa brand Batagor Kang Yoyo.

Menurut Yohanes Chandra Ekajaya, lelaki berambut kribo tersebut tak merasa berasing dengan beberapa brand batagor lain di Kota Kembang. Kehadirannya pun membawa angin segar bagi perkembangan kuliner di Indonesia. Meski telah sukses meraup keuntungan besar lewat Batagor Kang Yoyo, Yohanes Chandra Ekajaya pun tak sedikitpun berpuas diri. Dengan sistem waralaba Yohanes Chandra Ekajaya mengajak para mitra bisnis untuk berwirausaha. Selain itu, dengan dikembangkan outlet Batagor Kang Yoyo dengan model bisnis waralaba dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Yohanes Chandra Ekajaya Menbuat Fuyunghai Enak

fuyunghai ala yohanes chandra ekajaya

fuyunghai ala J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya menuturkan, dikala membicarakan soal kuliner khas nusantara Indonesia memiliki berbagai macam cita rasa khas dari masing-masing daerah dengan kenaekaragaman budaya. Bagi anda pencinta kuliner patut mencoba masakan-masakan khas nusantara yang tak kalah enaknya dengan masakan dari luar negri.

Salah satu dari maskaan luar negri yang cukup terkenal sampai saat ini adalah fuyunghai, adalah salah satu masakan khas negri tirai bambu yang patut untuk dicoba kelezatanya. Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Fuyunghai mengunakan resep yang dia dapat dari orang tuanya.  Dengan mengunakan bahan utama daging ayam diolah menjadi masakan yang lezat tidak terlalu sulit berikut ini beberapa bahan yang dibutuhkan beserta langkah-langkah membuat fuyunghai.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat fuyunghai:

  • 500 gram daging ayam
  • 8 sendok tepung tapioka
  • 20 butir telur ayam
  • 600 gram wortel
  • 10 siung bawang putih
  • 3 batang daun bawang
  • 2 sendok makan kecap inggris
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Bahan-bahan bumbu membuat saus fuyunghai:

  • 4 sendok makan tepung maizena
  • 8 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan mrica halus
  • 4 sendok kecap inggris
  • 4 buah cabai merah besar
  • 8 buah cabai rawit
  • 4 buah bawang bombay
  • 5 buah tomat warna merah
  • 10 siung bawang putih
  • 8 sendok makan saus tomat
  • 1liter air kaldu ayam
  • Kacang polong secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

fuyunghai ala yohanes chandra ekajaya

Langkah-langkah dalam membuat fuyunghai:

  1. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, bawang bombay aduk merata hingga mengeluarkan aroma sedap.
  2. Tambahkan saus tomat, kecap inggris, bumbu halus tomat, gula pasir, mrica dan garam aduk hingga merata dengan bumbu yang sudah kita tumis kemudian tuangkan kaldu ayam aduk hingga merata.
  3. Tuangkan larutan tepung maizena aduk hingga merata kemudian angkat sisihkan.
  4. Sediakan wadah yang cukup besar untuk menampung ayam, campurkan bahan merica halus,kecap inggris, daun bawang, tepung tapioka, gula dan garam aduk hingga merata kemudian tumis irisan bawang putih hingga mengeluarkan aroma sedap.
  5. Masukkan daging ayam yang sudah dicincang kedalam tumisan aduk hingga merata dan daging berwarna kecokelatan.
  6. Campurkan semua bahan daging ayam yang sudah kita tumis beserta telur hingga merata tambahkan sedikit adonan fuyunghai goreng hingga matang ( gunakan api kecil agar matangnya merata).
  7. Setelah fuyunghai matang angkan lalu sajikan diatas piring disiram dengan saus fuyunghai yng sudah kita buat dilangkah awal tadi. Sajikan dalam keadaan hangat.

Demikian langkah-langkah Yohanes Chandra Ekajaya membuat fuyunghai, semoga dapat menjadi refrensi bagi para pembaca sekalian dalam menyiapkan sajian makan malam yang enak dan lezat disaat kumpul dengan keluarga ataupun rekan kerja.

Es Cendol Tape Nikmat Chandra Ekajaya

resep es cendol tape yohanes chandra ekajaya

resep es cendol tape yohanes chandra ekajaya

Para pembaca sekalian harus pandai memilih minuman dan tentunya bersahabat dengan tubuh dimusim panas. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya sajian es yang cocok utnuk teman dikala besantai adalah es cendol dengan tape. Es cendol tape adalah salah satu sajian khas nusantara yang cukup terkenal akan rasanya yang manis dan lezat.

Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi sedikit resep membuat es cendol tape nikmat yang gak kalah istimewanya dengan es cendol tape yang ada di kafe atau kedai minuman terdekat dikota anda. Berikut ini beberapa bahan-bahan yang dibutuhkan besertae langkah-langkah membuat es cendol tape.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat es cendol tape :

  • 100 gram tepung hunkwe
  • 200 gram tepung beras
  • 1lt air matang
  • 200 gram tape singkong haluskan
  • ½ sendok teh garam
  • 200 ml air suji ( 100 lembar daun suji dan 4 lembar daun pandan )
  • 10 tetes pewarna hijau
  • 1kg es serut

bahan-bahan kuah santan es cendol tape  :

  • 1 liter santan
  • ½ sendok teh garam
  • 8 lembar daun pandan ikat simpul

bahan-bahan sirup gula es cendol tape :

  • 6 buah nangka dipotong kotak
  • 2 lembar daun pandan
  • ½ kg gula merah
  • 500 ml air
  • ½ sendok teh garam

resep es cendol tape J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

langkah-langkah membuat es cendol tape :

  1. pertama-tama kita larutkan tepung beras, tepung hunkwe, tape singkong, air daun suji, garam, air juga perwarna hijau aduk sampai meletup-letup.
  2. Tuangkan adonan diatas cendol dan tekan diatas wadah yang berisi es batu lalu angkat dan tiriskan.
  3. Untuk kuah santan kita rebus santan, garam dan juga daun pandan aduh merata sampai mendidih ( usahakan santan jangan sampai pecah )
  4. Rebus air, daun pandan, gula merah, garam dan juga nangka sampai kental.
  5. Sajikan es cendol bersama kuah santan dengan sirupnya sertalu serutan es.

Demikian resep membuat es cendol tape Yohanes Chandra Ekajaya semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan dapat menjadi salah satu refensi pelepas dahaga yang sangat cocok disajikan disaat berkumpul bersama keluarga ataupun rekan kerja. Dapat juga disajikan sebagai hidangan pembuka disaat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Chandra Ekajaya Sukses Lewat Keripik Devil

pengusaha sukses chandra ekajaya

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Chandra Ekajaya dikenal sebagai sosok pengusaha muda sukses yang mengawali bisnisnya sejak tahun 2012, dimana ia dikenal berkat kesuksesnya dalam mempopulerkan bisnis kuliner miliknya yang bernama Keripik Devil. Bisnisnya tersebut dimulai sejak ia memutuskan untuk terjun ke dalam dunia bisnis, dan saat itulah ia pun fokus menggarap usaha kuliner.

Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut mengenalkan sebuah produk bernama Keripik Devil, yang menggunakan singkong sebagai bahan baku dalam produk kemasannya. Ia berpikiran bahwa camilan pedas merupakan salah satu makanan ringan yang sangat digemari oleh para konsumen di Indonesia. Keripik Devil dikemas dengan kemasan yang menarik dan memadukan cita rasa pedas dengan berbagai level. Mulai dari level terendah yaitu TK, hingga Professor yang memiliki cita rasa paling pedas.

Setelah hampir empat tahun berbisnis dalam bidang tersebut, Chandra Ekajaya berhasil mendapatkan omzet hingga puluhan juta rupiah untuk tiap bulannya. Terbukti, dengan dana yang minim, Chandra Ekajaya berhasil memaksimalkan bisnisnya hingga mampu memberikan hasil yang sangat fantastis.

pengusaha sukses J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Telah berjalan cukup lama, keripik devil buatan Chandra Ekajaya tersebut tetap mempertahankan standar pembuatannya. Singkong bercita rasa pedas tersebut menjadi kegemaran para konsumennya dari berbagai usia. Dengan dibantu sekitar 50 karyawan, Chandra Ekajaya setiap bulannya menghabiskan sekitar 40 ton singkong yang dijadikan sebagai bahan baku pembuatan keripik pedas racikannya tersebut.  Menariknya, meski telah dilihat oleh beberapa perusahaan besar, Chandra Ekajaya tak sedikitpun memiliki niatan untuk mendistribusikan produk keripiknya tersebut ke beberapa perusahaan tersebut. Hal tersebut karena ia tahun bahwa tuntutan pasar akan mengikatnya dan mematikan inovasinya dalam membangun cita rasa pasar.

Kini, Chandra Ekajaya merencanakan untuk membangun bisnis di lua keahlian pokoknya. Meski telah sukses membangun usahanya, Chandra Ekajaya terus mengembangkan cita rasa, layanan, dan pemasarannya agar nantinya Keripik Devil miliknya dapat diterima oleh semua kalangan. Selain itu, keripik devil miliknya juga dapat bersaing di tengah laju kompetisi bisnis baik tanah air maupun mancanegara.

Cheese Bite Pizza Chandra Ekajaya

resep pizza bite J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

pizza bite chandra ekajaya

Siapa yang tidak mengenal dan pernah merasakan salah satu makanan khas Itali, pizza namanya. Di Negaranya pizza sangat tidak asing lagi bagi para penduduknya, jangankan di itali di Indonesia pun sudah banyak orang mengenal dan bahkan sudah mencicipi kelezatan pizza. Pada kesempatan kali ini Chandra Ekajaya akan berbagi resep cara membuat cheese bite pizza atau yang lebih dikenal dengan sebutan pizza bite.

Cheese bite pizza merupakan makanan yang masih tergolong dalam pizza namun dipadu dengan bahan-bahan yang lain sehingga menjadi salah satu makanan special. Bentuk dari cheese bite pizza sendiri tidak jauh berbeda dengan pizza pada umunya. Yang membedakan atara cheese bite pizza dengan pizza pada umumnya adalah bentuknya yang unik dibagian tepinya dan dibagian itulah yang paling sangat enak dank has dari cheese bite pizza. Tidak perlu panjang lebar lagi berikut adalah bahan-bahan yang dibutuhkan serta langkah-langkah dalam membuat cheese bite pizza.

Pizza Bite J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Bahan-bahan utama yang diperlukan untuk membuat cheese bite pizza :

  • Ragi instan 6 gram
  • Tepung terigu 300 gram
  • Garam 1 sendok teh
  • Margarin 20 gram
  • Minyak zaintun 2 sendok makan ( bias juga dengan minyak sayur )
  • Air bersih 150 ml

Bahan-bahan untuk membuat saus cheese bite pizza :

  • Saus tomat 4 sendok makan
  • Tomat segar 4 buah ( diblender tanpa air )
  • Bawang Bombay 1 buah diiris halus
  • Gula pasir 2 sendok teh
  • Garam ½ sendok teh
  • Lada bubuk ½ sendok teh

Bahan-bahan untuk topping cheese bite pizza :

  • Keju quick melt 200 gram ( bisa mengunakan keju cheddar )
  • Keju mozarela 200 gram
  • Smoked beef secukupnya

resep pizza bite chandra ekajaya

Langkah-langkah membuat saus cheese bite pizza :

  1. Bawang Bombay beserta bawang putih ditumis hingga layu.
  2. Masukkan saus tomat beserta tomat segar yang sudah di blender.
  3. Tambahkan gula pasir, garam, lada dan juga oregano bubuk.
  4. Angkat saus dan sajikan sebagai pelengkap cheese bite pizza.

Langkah-langkah dalam membuat cheese bite pizza :

  1. Campur tepung trigu dan ragi kemudian buat lubang pada bagian tengahnya kemudian masukkan air sedikit demi sedikit.
  2. Tambahkan mentega, minyak zaitun, garam di remas sampai kalis.
  3. Bentuk menjadi bulat lalu diamkan kurang lebih selama 10 menit.
  4. Siapkan Loyang lalu giling adonan pada bagian atas Loyang pizza lalu diamkan selama 1 jam.
  5. Siapkan oven dengan suhu 180 derajat celsius.
  6. Panggang adonan selama 5 menit kemudian keluarkan ditaburi topping kemudian pangang lagi kurang lebih selama 15 menit.
  7. Keluarkan hasil panggangan dari oven kemudian sajikan.

Demikian cara membuat cheese bite pizza ala Chandra Ekajaya beserta saus pelengkap sajiannya. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca yang ingin mencoba mmbuat cheese bite pizza dan menikmatinya tanpa harus pergi ke toko pizza.

Mengenal Wasabi Bersama Yohanes Chandra Ekajaya

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Jika Anda pernah berkunjung di sebuah restoran masakan Jepang yang menawarkan aneka macam sushi dan sashimi, tentu Anda mengenal wasabi. Berwarna hijau mirip dengan sabun colek, wasabi merupakan hidangan pelengkap yang memiliki fungsi seperti sambal. Jika sambal di Indonesia terbuat dari cabai, maka wasabi justru terbuat dari beberapa tanaman sejenis sayur akar lobak yang dihaluskan untuk mengeluarkan rasa pedasnya. Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa fungsi dari wasabi mirip seperti pasta. Ia menyarankan jika saat pertama kali menyantap sushi dan wasabi, diharapkan untuk tidak mencocol wasabi tersebut dengan sushi karena pedasnya tak hanya menyengat di lidah, melainkan langsung menyerang hidung karena uap panasnya.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan pula bahwa wasabi memiliki rasa seperti obat herbal, meskipun tetap memiliki rasa pedas, tetapi wasabi tidak menghasilkan sensasi yang pedas dan membakar lidah. Sejarah wasabi sendiri dimulai pada abad 16, tepatnya di hulu Sungai Abe, Utogi, sebuah prefektur di Shizuoka. Saat itu, penduduk desa Utogi mencabut wasabi yang tumbuh liar tersebut kemudian memindahkannya ke lahan di sekitar mata air yang terletak di Idogashira. Budidaya wasabi di Idogashira dikenal sebagai sebuah daerah yang pertama kali membudidayakan wasabi. Dulunya, hasil alam tersebut diserahkan kepada seorang pemimpin tertinggi yaitu seorang shogun bernama Tokugawa Ieyasu yang dulunya tinggal di Istana Sumpu. Menurut cerita yang beredar, penyebaran wasabi tersebut dimulai di pertengahan zaman Edo dari bibit tanaman wasabi yang diterima Itagaki Kanshiro setelah ia mengajarkan budidaya shiitake (semacam jamur Jepang) kepada para penduduk Utogi.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Selain itu, Yohanes Chandra Ekajaya juga menceritakan bahwa wasabi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan yang diantaranya adalah sebagai berikut: mengaktifkan antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh, detoksifikasi, mengobati sakit gigi, dan sebagainya. Disamping itu pula, wasabi dapat bermanfaat dalam mengaktifkan antioksidan yang berguna untuk melindungi dan mengobati kulit dari radikal bebas. Dalam perjalanannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya ternyata juga menemukan wasabi yang telah diolah menjadi produk-produk kemasan. Disamping itu, daun dan bunga wasabi dapat dijadikan sebagai tempura, dan wasabi digunakan sebagai bahan perasa untuk menciptakan cita rasa produk makanan ringan dan es krim.

Sate Lilit Ikan Tengiri Khas Bali Ala Chef Yohanes Chandra Ekajaya

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Siapa yang tak kenal dengan kelezatan salah satu masakan khas nusantara ini, sate lilit khas bali sudah terkenal kelezatannya di bumi nusantara ini dan bahkan mulai digemari oleh wisatawan mancanegara. Pada kesempatan hari ini , Chef Yohanes Chandra Ekajaya akan sedikit berbagi resep sate ikan lilit ikan tengiri dengan mengunakan bahan-bahan bumbu sederhana.

Berikut ini beberapa cara dan bahan baku yang dibutuhkan dalam membuat sate lilik ikan tengiri ala Chef Yohanes Chandra Ekajaya :

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Bahan baku yang dibutuhkan :

  • 1000 gram ikan tengiri
  • ½ butir kelapa yang sudah diparut
  • 150ml santan
  • tusuk sate lebar
  • 5 sendok makan minyak goreng

bahan bumbu halus :

  • 15 siung bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 10 buah capai merah buang isinya
  • 8 butir kemiri
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm kencur
  • 2 cm lengkuas
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 6 cm serai
  • 2 sendok garam

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Cara membuat sate lilit ikan tengiri :

  • Haluskan ikan dengan cara di tumbuk ( jangan mengunakan blender akan mengurangi kelezatannya )
  • Tumis bumbu halus hingga harum kemudian dinginkan. Campur dalam adonan ikan aduk hingga merata.
  • Siapkan sebatang tusuk sate kemudian ambil adonan mengunakan sendok makan lilitkan pada tusuk sate lakukan hingga semua adonan sudah benar –benar habis.
  • Bakar sate lilit dengan mengunakan arang (diusahakan bara kecil agar sate tidak cepat gosong ) hingga matang.
  • Sajikan sate lilit ikan tengiri dengan sambal matah.

Note : – apabila adonan lengket anda bisamengunakan sedikit tepung kanji.

– untuk membuat sambal matah bisa anda browsing di internet.

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

Chef Yohanes Chandra Ekajaya berhararap semoga resep sate lilit ikan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan dapat dijadikan sebagai bahan refrensi menu sajian dikala acara kumpul keluarga besar , rekan kerja.