Yohanes Chandra Berbisnis Tas Unik dari Modal Dengkul

J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

tas unik yohanes eka chandra

Tak ada salahnya mengawali bisnis dengan modal yang kecil. Bahkan peribahasa sedikit demi sedikit mengajarkan kepada kita bahwa sesuatu yang sedikit jika dikumpulkan dengan sabar dan telaten akan membuahkan hasil yang besar. Itulah yang pantas diberikan kepada pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini. Yohanes Chandra Eka merupakan sosok pebisnis rendah hati yang juga merupakan seorang pemilik dari perusahaan tas bernama Bag Bag.

Yohanes Chandra Ekajaya mengaku mendapatkan ide menjalankan bisnis tas sejak lama. Namun ia mengaku baru menjalankan bisnisnya di tahun 2012. Bermula dengan modal yang sangat kecil, Yohanes Chandra Ekajaya memulai bisnisnya dengan modal sejumlah Rp 600 ribu. Hinaan dan disepelekan adalah hal yang kerap menerpa dirinya. Namun, ia justru semakin termotivasi untuk membuktikan diri menjadi pebisnis yang sukses.

tas unik yohanes eka chandra

Jalan sekitar tiga tahun, akhirnya Yohanes Chandra Ekajaya menjadi seorang pebisnis sukses. Kini, ia telah berhasil membawa nama brand fashionnya yaitu Bag Bag dan dikenal di mata dunia. Ia pun telah berhasil memunculkan total sekitar 20 produk dengan beberapa corak yang dibanderol dari Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.Nama-nama laut pun menjadi produk dari Bag Bag seperti Kaspia, Black Sea, Karibia, dan sebagainya. Kini, omzet Bag Bag berada di antara Rp 150 hingga R0 250 juta untuk setiap bulannya.

Yohanes Chandra Ekajaya pun mengaku bahwa Bag Bag diciptakan agar pas saat melakukan liburan santai, bukan untuk sekolah dan sebagainya. Meskipun memiliki dominan warna yang cerah, ia pun mengaku memproduksi aneka tas untuk meramaikan bisnis. Selain itu, Bag Bag mengaku meraih kesuksesan dalam bisnisnya karena beberapa hal yang diantaranya melakukan pemasaran via jejaring sosial serta menciptakan produk untuk pengembangan kualitas produk yang dikeluarkan oleh Bag Bag.

Meskipun ia hanya memiliki toko online, rencananya Bag Bag juga akan membangun outlet di beberapa daerah di Indonesia. Outlet-outlet tersebut rencananya terus dikembangkan dalam bentuk yang lain, dimana ia justru akan mengembangkan outlet nya di beberapa objek-objek pariwisata yang berada di Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s