“Bila Orang Indonesia Sakti Mengapa Bisa Dijajah?”

Jawaban Yohanes Chandra Ekajaya Atas Pertanyaan “Bila Orang Indonesia Sakti Mengapa Bisa Dijajah?”

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang peneliti yang dibesarkan di sebuah kota yang berada di tengah pulau Jawa. Kota itu adalah kota Yogyakarta. Sebuah kota dimana semua orang yang pernah mengunjunginya pasti merasakan kangen dan rindu yang luar biasa.

Di kota yang terkenal dengan sebutan kota pendidikan dan kota budaya itu, Yohanes Chandra Ekajaya digembleng dengan nalar rasionalitas, spiritualitas, dan religiusitas. Baginya tiga hal tersebut trisula weda. Sedangkan yang dimaksud dengan trisula weda adalah senjata dewa.

bila-orang-indonesia-sakti-mengapa-bisa-dijajah

yohanes-eka-chandra-jaya

yohanes-eka-chandra

Yohanes Chandra Ekajaya menjelaskan bahwa trisula adalah sebuah senjata yang bermata tiga. Sedangkan weda diartikan sebagai ilmu pengetahuan.

Kemudian terkait dengan kenapa Indonesia sebagai mahadirajanya mistis dan negerinya orang-orang sakti bisa dijajah oleh bangsa barat atau pun timur tengah? Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan,” bila bertanya hal ini kepada orang Jawa maka jawabannya sangat gampang. Mereka akan mengatakan bahwa penjajahan dan segalau kekacauan yang terjadi adalah penggenapan jangka.”

 

Yohanes Chandra Ekajaya menambahkan,” jangka bukan seperti nubuah atau pun ramalan, tetapi ia adalah sebuah kepastian. Jangka sedang terjadi dan pasti terjadi. Oleh sebab itu bagi orang Jawa yang sudah memahami konsep jangka ini pasti tidak akan heran atau kaget terhadap segala perubahan yang ada di dunia.”

Orang Jawa pasti mempercayai dan meyakini jangka sebagai sebuah kepastian. Dan mereka harus menurutinya. Yohanes Chandra Ekajaya juga menjelaskan kenapa rakyat Nuswantara bisa dijajah, karena pada saat itu periode zaman sedang berada pada zaman Kalabendu, dimana semua keburukan akan muncul dan mendominasi.

Tetapi Yohanes Chandra Ekajaya memberikan kabar gembira. Ia mengatakan bahwa periode zaman Kalabendu sudah selesai, dan sekarang sudah memasuki periode zaman Kalasuba. Kalasuba adalah sebuah zaman kebahagiaan. Oleh karenanya, semenderita apapun rakyat Indonesia, maka mereka akan tetap bersabar dan optimis. Bukan berarti mereka berpangku tangan. Masyarakat Nuswantara justru semakin kuat menghadapi kehidupan.

Kehidupan yang diperjuangkan oleh masyarakat Nuswantara saat ini bukanlah kehidupan untuk dirinya, melainkan untuk anak cucu. Yohanes Chandra Ekajaya menganggap antopologi manusia Nuswantara sangat unik dan kosmopolit, sehingga membuatnya sulit ditebak. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab kenapa bangsa Indonesia bisa dijajah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s